Website HKBP Distrik XXVIII DEBOSKAB

PosPel. HKBP Harvest Resort Citra Indah Jonggol Diresmikan Menjadi Huria Persiapan

Peresmian Persiapan Huria na gok HKBP Pos Pelayanan Harvest City – Resort HKBP Citra Indah Jonggol berjalan dengan baik dan sukses pada Ibadah Minggu 18 Agustus 2019 oleh Praeses HKBP Distrik XXVIII yang diwakili oleh Pelaksana Tugas  Tetap  Kepala Bidang Diakonia  Pdt. Dr. Jusen Boangmanalu.  Surat Keputusan Praeses tentang  Persiapan Huria na Gok ( Persiapan Jemaat Penuh } HKBP Harvest ini dibacakan oleh Anggota Majelis Pekerja Sinode Distrik Bapak St. AP. Manik  yang juga selaku Parhalado Resort HKBP Citra Indah Jonggol. Peresmian Persiapan Huria na Gok ketepatan pada Minggu IX Setelah Trinitatis dengan topik  “Terimalah hikmat dari Tuhan”

Pdt Dr Jusen Boangmanalu ( PLT.Kabid Diakonia } mewakili Praeses HKBP Distrik XXVIII Deboskab meresmikan PosPel.HKBP Harvest menjadi Huria Persiapan pada Minggu, 18 Agustus 2019 di Lokasi Ruko Kompleks Harvest City

 

Pdt Dr Jusen Boangmanalu dalam khotbahnya yang diambil dari 1 Raja-raja 4:29-34 mengatakan bahwa Allah memberi hikmat kepada Salomo, sehingga kepemimpinannya mendatangkan berkat  damai sehahtera. Apa yg patut diteladani dari org berhikmat seperti Salomo? Dari makna nama Salomo sendiri (Ibrani: Syalom – Salomoh = pendamai). Berarti  kita jelas  diingatkan menjadi “agent of peace”, agen atau duta-duta damai sejahtera di tengah bangsa dan dunia ini. Jadilah Salomo Salomo baru di tengah keluarga, masyarakat dan bangsa. Makna nama Salomo, mengingatkan seluruh umat Kristen sebagai “peace maker”.  Peace maker bukanlah pemicu,  bukan pula provokator dan pembuat kerusuhan. Peace maker itu tidak pernah lari dari perkara. Tetapi ia menolong orang yang berperkara.

 

Parhalado dan Fungsionaris Huria dan Jemaat Persiapan HKBP Harvest Res. Citra Indah Jonggol saat sebelum menerima Peresmian sebagai Huria Persiapan.

Karakter itu diperlihatkan Salomo, ketika ia memutus perkara dua orang ibu yang datang untuk memperebutkan seorang bayi. Masing-masing ibu itu mengaku sebagai ibu kandung dari si bayi. Lalu oleh hikmat dari Allah, raja Salomo memutuskan perkara agar si bayi itu dipotong dan dibagi dua saja. Keputusan itu tidak diterima oleh “ibu kandung-asli” si bayi seraya mengalah sambil berkata: Janganla si bayi itu dipotong! Biarlah ia  terus hidup dan  serahkan saja ia kepada si Ibu yang bukan melahirkannya. Dari penjelasan itu, lalu raja Salomo pun mengetahui dan memutus perkara bahwa si Ibu yang mengalah itulah yang benar-benar melahirkan dan berhak atas si bayi tersebut. Akhirnya, keputusan perkara itu tersiar di seluruh kerajaan Israel. Seluruh umat merasa takjub dan merasa lega serta  “damai sejahtera”  Keputusan yang benar dan adil, pastilah membuahkan kebahagiaan dan  “damai sejahtera”. Untuk itu, marilah kita meneladani cara hidup seperti Salomo. Jadilah Salomo Salomo baru!

Tampak hadir Pdt Resort Citra Indah Jonggol, Pdt Rahmad Simanungkalit, STh dan Parhalado Resort saat peresmian Huria Persiapan HKBP Harvest

 

Org menerima hikmat Tuhan, selalu hidup mengasihi dan mendekatkan hidup kepada Allah. Hikmat dan pengertian yang diberi Allah kepada Salomo (ay.29-30), mengajar dan selalu mengingatkan raja Salomo untuk terus menunjukkan kasihnya kepada TUHAN (1 Raj.3:3). Dia taat dan setia beribadah serta mempersembahkan persembahan terbaik kepada Allah sumber hikmat di bukit Gibeon (1 Raj.3: 4-13). Berkat dari kasih dan kesetiaannya itu, maka Allah juga menganugerahkan kepadanya “kekayaan dan kemuliaan”(1 Raj.3:13). Hal itu yang perlu kita applikasikan dan diteladani oleh semua umat Kristen pada saat ini. Hikmat Allah yg masing-masing kita telah menerimanya,  haruslah mendorong kita selalu meperlihatkan kasih kepada Tuhan dan terhadap sesama umat manusia.

 

Penyerahan Surat Keputusan Praeses HKBP Distrik XXVIII Deboskab Tentang Huria Persiapan HKBP Harvest kepada Pendeta Resort Citra Indah Jonggol

Kita harus hidup takut akan Allah. Itu yg difirmankan-Nya: “Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian” (Amsal 9:10). Buah dari rasa takut kita terhadap Allah, maka kita harus pelaku firman-Nya dan menjadi “abdi yg berguna” di tengah  keluarga, masyarakat dan bangsa ini.  Orang menerima hikmat dari Tuhan, haruslah tetap berkarya baik, bukan sebaliknya. Jika falsafah Batak menyebut: “IJUK DI PARA-PARA, HOTANG DIPARLABEAN. NABISUK NAMPUNA HATA, NA OTO TU PANGGADISAN”. Makna falsafah itu, tersirat bahwa ada kecenderungan “orang yg tidak berhikmat” akan menjadi korban dari kaum berhikmat.

 

Saat Tim Verifikasi Distrik memverifikasi PosPel. HKBP Harvest pada Kamis, 08 Agustus 2019 di Lokasi Gereja di Ruko ( Rumah Toko ) Kompleks Perumahan Harvest

Tetapi harus direnungkan, bahwa orang yang menerima hikmat dari Tuhan,  tidaklah  mau menjerumuskan orang kurang berhikmat  ke hal-hal yang tidak benar dan tak patut. Penerima hikmat Tuhan (Ibr.: khokma Jahwe) harus menjadi contoh dan suri teladan di dalam berkarya, melayani dan berbuat baik. Karya besar dari Salomo adalah dapat menggubah 3000 Amsal kebijakan yg ada di 31 pasal kitab Amsal,  dan 1005 Mazmur yg lazim dinyanyikan saat ibadah Israel untuk menyaksikan keagungan karya ciptaan Allah. Kisah ini tentu mengingatkan seluruh umat Kristen untuk tetap berkarya, berprestasi dengan baik. Kita tidak cukup hanya merasa kagum melihat  keberhasilan banyak tokoh di dunia ini. Tetapi mau terus belajar dan mencontoh prestasi,  kebaikan hidup orang-orang yang beroleh hikmat dari Allah itu.

Pdt HKBP Resort Citra Indah Jonggol, Pdt Rahmad Simanungkalit, STh menandatangani hasil Tim Verifikasi Distrik, Kamis 08 Agustus 2019

 

Jika Salomo  setia mendekatkan hidup pada Allah lewat ibadah dan doa. Marilah kita contoh dan teladani itu. Seluruh anak bangsa di NKRI haruslah mensyukuri, sebab sudah 74 tahun Indonesia merdeka. Seluruh anak bangsa ini haruslah berperan aktif mengisi kemerdekaan bangsa ini dengan menunjukkan prestasi besar, karya dan kinerja yang baik. Kita wajib mendoakan agar bangsa kita ini semakin maju dan lebih baik ke depan. Demikian juga hal nya dengan jemaat HKBP Harvest ini hendaklah mengisi seluruh hidupnya dengan Firman Tuhan dan tetap berada di dalam ” Roh Kemerdekaan ” dengan memajukan pertumbuhan rohani dan pelayanan gereja dengan Tri Tugas Panggilan Gereja ke depan. Selamat menjadi Persiapan Huria na Gok, ucapnya.

Bendahara Huria, Ibu Tioria Br. Napitu saat menandatangani hasil Verifikasi Distrik

 

Sebelumnya Tim Verifikasi Distrik yakni Kamis, 08 Agustus 2019 telah memverifikasi Pos Pelayanan HKBP Harvest ini oleh Pdt Dr Jusen Boangmanalu ( Kabid Diakonia }, Pdt Ligat Simbolon, STh ( Kabid Koinonia ) dan St. Robert Gultom ( Sekretaris Distrik ). Hadir dalam verifikasi tersebut Pdt Resort, Pdt Rahmad Simanungkalit, STh, Pdt Dedy Harianto Sitohang, STh, Sekretaris Huria, Bapak Hasahatan Panjaitan, Bendahara Huria, Ibu Tioria Br.Napitu dan Ketua Panitia Pesta Huria, CSt. M.T Sitorus.

Sekretaris Huria, Bapak Hasahatan Panjaitan saat menandatangani hasil Verifikasi Distrik

 

Ibadah dihadiri  Pdt Resort HKBP Citra Indah Jonggol, Pdt Rahmad Simanungkalit, Sth, Pdt Dedy Harianto Sitohang, Parhalado Resort, dan jemaat lebih dari duaratusan orang. Persiapan Huria na Gok ini menjadi  momen yang tepat bagi seluruh jemaat HKBP Pos Pelayanan Harvest City ke depan yang nantinya sudah direncanakan akan menjadi Jemaat Penuh ( Huria na Gok ) pada Minggu, 15 September 2019. Semoga perjalanan persiapan menuju jemaat penuh tetap di dalam semangat yang bernyala-nyala dan tetap semangat dalam membangun persekutuan yang solid ke depan. ( 01/ pdtls )

Pdt Dedy Harianto Sitohang, STh saat menandatangani hasil Verifikasi Distrik

About Distrik Deboskab

Website resmi HKBP Distrik XXVIII DEBOSKAB (Depok - Bogor - Sukabumi - Kalimantan Barat)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.